Ratu Hemas Dukung Bali Tolak RUU Pornografi


Denpasar - Sekitar lima ribu orang dari Koalisi Rakyat Bali (KRB) menggelar Parade Budaya dan Seni untuk menolak RUU Pornografi. Aksi ini mendapat dukungan dari permaisuri Sultan HB X, Gusti Kanjeng Ratu Hemas.

Parade budaya dan seni ini merupakan demonstrasi penolakan terhadap RUU Pornografi. Aksi ini diikuti oleh seniman, pelajar, dan mahasiswa dan aktivis.

Bahkan, aksi ini mendapat dukungan dari tokoh nasional, sutradara Garin Nugroho, penyanyi Franky Sahilatua, serta aktivis Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika.

Mereka ikut berorasi menolak RUU Pornografi. Lima ribu massa ini awalnya berkumpul di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (11/10/2008).

Mulai pukul 09.00 Wita melakukan long march menuju lapangan Puputan Denpasar. Di sepanjang jalan, massa membawa spanduk dan poster yang dibagikan kepada masyarakat.

Bahkan, ribuan massa bergerak dengan membentangkan bendera merah
putih sepanjang 230 meter serta lebar 2,3 meter di atas kepala.
Ratu Hemas saat berorasi mengatakan RUU Pornografi harus ditolak oleh seluruh masyarakat Indonesia karena dikhawatirkan RUU ini memecah keutuhan NKRI.

"Kita adalah masyarakat dan bangsa Indonesia yang plural," kata dia.

Dijelaskan Ratu Hemas, pasal pengecualian bagi daerah-daerah tertentu justru bentuk diskriminasi dari RUU Pornografi ini.

"Pengesahan RUU Pornografi terkesan memaksakan," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator KRB Gusti Ngurah Harta mengatakan, terdapat pasal RUU Pornografi yang mengancam kebudayaan Bali.

Ribuan massa ini juga menggelar berbagai atraksi seni dan budaya Bali serta nusantara di Lapangan Puputan Badung.

0 Response to "Ratu Hemas Dukung Bali Tolak RUU Pornografi"